Jati Luwih - Komplek Sawah Terasiring Terbesar di Bali

By Bli Admin 03 Nov 2020, 20:12:30 WIB Wisata
Jati Luwih - Komplek Sawah Terasiring Terbesar di Bali

Komplek Sawah Terasiring Terbesar di Bali

Daerah Jatiluwih telah sangat dikenal sebagai salah satu daerah di Bali yang menghasilkan beras berkualitas tinggi, tetapi pada awalnya penduduk setempat tidak menyadari potensi Jatiluwih sebagai objek wisata. Secara geografis, Jatiluwih terletak di dataran tinggi (700 meter di atas permukaan laut), dan berada di dekat gunung berapi tertinggi kedua di Bali Gunung Batukaru. Hal ini membuat Jatiluwih memiliki kontur tanah yang berbukit dengan tingakt kesuburan yang tinggi dan dihiasi dengan pemandangan yang luar biasa. Dalam area seluas lebih dari 20 kilometer persegi ini, kebanyakan masih merupakan areal persawahan, hal inilah yang membuat Jatiluwih menjadi landmark sawah terbesar di Bali. Terasiring adalah salah satu metode dalam manajemen pertanian yang dibuat untuk menyiasati pertanian di daerah yang berkontur tanah ekstrim seperti dataran tinggi dan lereng gunung. Dengan membuat terasiring, air dari ketinggian diharapkan akan selalu mengalir dengan kecepatan dan volume yang selalu terkendali.

Teras Sawah Jatiluwih selalu identik dengan sistem air yang telah dijalankan oleh penduduk setempat sejak abad ke-11, bernama Subak. Subak adalah sistem irigasi yang dikembangkan berdasarkan agama Hindu Bali yang diyakini sebagai kearifan lokal yang membantu petani untuk bekerja secara harmonis dengan alam dan mendapatkan hasil yang optimal. Subak juga merupakan salah satu manifestasi Tri Hita Karana (filosofi Hindu Bali dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan sesamanya, manusia dengan alam, dan manusia dengan Sang Pencipta). Sejak Juni 2012 subak telah terdaftar sebagai salah satu situs warisan budaya dunia UNESCO yang diputuskan selama pertemuan sidang di Saint Petersburg, Rusia.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment