Jawaban I untuk pak Ketut Adnyana

19 March 2013

You have got new message for unacob
Full Name: I Ketut Punia
Email: ketutpunia@gmail.com
Phone: 03618550074
Messages:
Menanggapi pertanyaan dari Bapak I Ketut Adnyana.
Sebelumnya kami sangat berterimakasih kepada admin UNACOB atas izin memberi tanggapan, dan terimakasih kepada Pounder Ajik Djaya Wirata telah memfasilitasi generasi penerus berkwalitas.

Beberapa kali saya ikut bergabung kedalam kegiatan Lata Mahosadi yang didalamnya selalu diisi dengan TM 2 kali sehari pagi dan sore. Tadinya saya ragu untuk masuk kedalam aktivitas ini, karena belum mengerti dengan apa yang mereka lakukan.
Saya tidak bertanya seperti seorang murid kepada gurunya, tetapi menganalisa beberapa kemungkinan efek perubahan prilaku dari mereka. Baru kemudian mencoba ikut dalam Trancdental Meditasi .

Kesempatan pertama saya lakukan hanya dengan menirukan apa yang mereka lakukan, tetapi masih bingung sebenarnya dalam diam itu mereka melakukan apa? Boleh dibilang berpura-pura. Tetapi berada ditengah-tengah orang sperti itu apakah kita boleh berpura-pura selamanya? Bagi saya itu malah jadi petaka, karena akan menimbulkan banyak pertanyaan dalam diri yang justru menuju kearah negative.

Dalam satu kesempatan saya bertemu Maha Prabhu Wirasa Pandya, beliau saya anggap orang yang paling tepat menjawab dalam komunitas ini.
“ Maha Parabhu, apakah TM adalah suatu ajaran dari aliran agama ? Lalu apa tujuannya?â€
Pertanyaan yang sederhana dan tendensius.
Dengan senyum lebar yang khas Maha Prabhu menjawab : TM bukan agama atau ajaran agama apalagi suatu aliran. TM adalah meditasi yang sangat mudah dilakukan untuk menuju kesadarana Trancendental yaitu kondisi menuju kekedalaman kesadran pikiran yang terdalam paling diam dan damai. Dalam ruang-ruang terdalam itu kita akan menemukan kesadaran tertinggi sehinga membangkitkan energy positif dalam otak dan tubuh melalui istirahat yang terdalam.

Hal ini juga dikuatkan oleh pengakuan Ayu Riagandhi, Penasehat Lata Mahosadhi yang sejak SMA sudah menekuni TM. Semakin mendorong melakukan hal-hal positif dan mampu menganalisa suatu masalah dengan cermat. Bila baik segera direspon dan yang buruk akan dibuang. Cukup lakukan 20 menit setiap TM 2 kali sehari.

Kesimpulan saya adalah : Trancendental Meditasi yang dilakukan di Rumah Kasih Lata Mahosadi memakai tekhnik standar TM dengan dipandu oleh orang-orang yang sudah berpengalaman. Memang sangat disarankan melakukan TM itu harus dengan panduan pada tahap-tahap awalnya.
Keberhasilan orang melakukan TM itu sangat tergantung kepada keseriusan dari kesadaran mereka. Dan amanat yang saya tangkap dari Maha Prabhu Wirasa Pandya adalah : Menuju tingkat kesadaran diri dalam diam (hening) dan damai yang terdalam.

Ini adalah jawaban yang saya dapatkan dalam beberapa kali mengikuti TM bersama Lata Mahosadhi dalam bimbingan Maha Prabhu Wirasa Pandya. Kiranya dapat menjawab pertanyaan dari Bapak I Ketut Adnyana. Tentunya pertanyaan itu mengarah kepada Maha Prabhu Wirasa Pandya untuk mengkonfirmasi lebih dalam lagi agar tidak terjadi kesalahan tafsir.
Terima kasih, kami bangga dapat berbagi.